Serbuk deterjen memang dapat digunakan dalam produksi pertanian, dan ada dasar ilmiah dan skema penggunaan, serta beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mari kita lihat apa yang mereka miliki dan bagaimana mereka digunakan.
Pengendalian hama
Penggunaan deterjen sendiri dapat mencegah masalah hama umum di lahan pertanian, seperti mengendalikan beberapa hama seperti laba-laba, lalat putih, ngengat berduri, dan cacing kubis. Pada saat ini, 900 hingga 1000 kali cairan pencuci bubuk disemprotkan di bagian belakang daun pohon buah-buahan dan pada tunas-tunas muda, yang dapat berperan dalam mengendalikan hama seperti kutu persik dan serangga skala. Penggunaan bubuk pencuci tidak hanya memiliki efek cepat dan efektif, ketika dirusak oleh berbagai hama, disemprot beberapa kali lagi, tetapi juga dapat melindungi tanaman agar tidak dirugikan oleh pestisida.
Gunakan dengan urea
Serbuk pencuci dan urea dapat digunakan bersama untuk merumuskan "persiapan pencucian urin", yang tidak hanya dapat digunakan sebagai pestisida, tetapi juga dapat digunakan sebagai pupuk daun, dan memainkan peran topdressing eksternal. Empat kilogram urea dan satu kilogram bubuk pencuci dicampur dan dilarutkan dengan empat ratus kilogram air, dan disemprotkan pada tanaman seperti sayuran dan kapas, yang secara efektif dapat mengendalikan hama seperti kutu daun, laba-laba merah, dan cacing kubis.










